Usaha Pesantren

KEGIATAN EKONOMI PESANTREN

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan para ulama, tidak selamanya harus identik dengan lembaga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sendiri. PIS sejak awal berkomitmen ingin mengembangkan potensi yang dimiliki, yaitu dengan menggali sumber-sumber yang ada agar menghasilkan sesuatu yang dapat menopang aktifitas pesantren. Sehingga di masa yang akan datang PIS mampu menghidupi diri sendiri tanpa harus menunggu uluran tangan dari pihak lain.

Dendeng

Kabid Bina Usaha Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh  melakukan beberapa langkah untuk menambah nilai tambah bagi sektor peternakan di Aceh. Mulai dari pembinaan kepada peternak maupun pengusaha di bidang hasil peternakan, hingga membantu pemasaran produk serta memfasilitasi permodalan sektor usaha peternakan. Dendeng produksi usaha Pesantren Imam Syafi’i Aceh (Dendeng Barakah) merupakan salah satu usaha dendeng andalan di Aceh Besar

DSC05829

Peternakan

Guna mewujudkan hal itu, dengan lahan yang dimiliki PIS kurang lebih 2 hektar telah memulai kegiatan peternakan sapi untuk pembibitan dan dan penggemukan. dari bantuan hibah Pemerintah Pusat melalui Dirjen Peternakan tahun 2009 program Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat. Dari peternakan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Pesantren dalam meringankan biaya operasional PIS. Hingga saat ini jumlah sapi yang ada 27 ekor, beberapa ekor kambing dan bebek, yang mempekerjakan 1 orang tenaga teknis, dibantu oleh 2 orang. Peternakan sapi yang dijalankan berada di area Pesantren Imam Syafii.

SAM_0116

Pertanian

Begitupula untuk menjadikan kegiatan ini terpadu, melalu dirjen Pertanian, PIS telah mendapatkan pula bantuan budidaya cabe dan bawang merah. Lokasi kegiatan ada di sawah ds. Lubuk kec. Ingin Jaya dan beberapa bidang di dalam lingkungan pesantren. Limbah yang dihasilkan dari sapi, secara tradisional telah dijadikan sebagai pupuk untuk budidaya cabe dan bawang merah.

DSC07353

Toko Pesantren

Agar kebutuhan primer dan sekunder untuk penghuni pesantren dapat dipenuhi dengan mudah, maka sejak dimulainya operasional pesantren, telah dibuka toko yang menjual beberapa kebutuhan pokok dan tambahan untuk dapur umum, para ustadz dan seluruh santri Pesantren. Alhamdulillah meskipun tidak begitu banyak namun keuntungan dari penjualan di toko pesantren terus ada yang bisa digunakan untuk pengembangan ekonomi yang lain.